Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran. Pemanfaatan media ini sangat menentukan keberhasilan pencapaian learning outcome atau capaian pembelajaran. Beberapa media yang sering digunakan dalam Program Studi D3 Perpustakaan diantaranya:

  1. Media cetak

Merupakan media yang paling sering digunakan dan memanfaatkan indera penglihatan mahasiswa dalam menyampaikan pesan pembelajaran. Media cetak yang akan digunakan antara lain: buku teks, jurnal, modul, buku panduan, dan papan tulis. papan tulis adalah alat yang paling murah, dan mudah digunakan sebagai media komunikasi atau informasi yang luwes.

  1. Media elektronik

Teknologi informasi mengubah cara pembelajaran termasuk media yang digunakan. Computer, laptop, LCD projector adalah media elektronik yang nantinya akan digunakan dalam pembelajaran D3 Perpustakaan. dengan menggunakan media elektronik maka proses pembelajaran akan semakin interaktif, dimana pembelajran tidak ahanya dalam bentuk visual, tapi juga dalam bentuka audio, video dan audio bahkan ke multimedia. Salah satu kelebihan penggunaan media elektronik adalah, mahasiswa dapat menyimpan bahan pembelajaran dan dapat emmbukanya sewaktu-waktu. Simulasi atau praktikum akan lebih mudah dipahami dalam bentuk video dan juga bisa diputar berulang kali.

  1. Model E-learning

Model pembelajaran e-learning sudah dilakukan di UNAIR sejak tahun 2015 dengan website e-learning Universitas Airlangga (AULA), dimana sesuai dengan peraturan rector maka minimal 10% perkuliahan dengan menggunakan e-learning. Selama masa pandemi beberapa program studi sudah menggunakan fully Online Model atau Model Daring Penuh dimana pembelajaran tidak secara tatap muka. Ke depan D3 Perpustakaan akan menggunakan Model blended learning adalah model campuran dimana pembelajaran dilakukan dengan dua metode yakni tatap muka di dalam kelas kemudian dipadukan dengan pembelajaran dalam jaringan.